Rasanya
baru kemarin aku menyambut bulan ini. Bulan yang ditunggu semua umat-Mu. Bulan
yang membawa berkah untuk siapapun tanpa terkecuali.
Aku
masih ingat, untuk mengenalmu di bulan syawal tahun lalu aku harus melewati hal-
hal yang sangat menyakitkan di ramadhanku (mungkin ini terlalu berlebihan)
tapi itulah kenyataannya. Lebih dari seminggu aku menangis karena hal yang
telah menyakiti hatiku, meruntuhkan harapanku, melumpuhkan semangatku. Aku
menangis dan terus menangis rasanya tak akan ada hal yang bisa membuatku
tersenyum lagi. Tanpa menyadari bahwa Allah selalu memenuhi janji-Nya, janji
bahwa sesungguhnya dalam kesulitan pasti ada kemudahan. Setelah air mata
pasti akan merekahlah senyuman.



